Ketika Hukum Mayoritas Dijadikan Tolok Ukur Kebenaran

Telah menjadi sunnatullah kalau kebanyakan manusia merupakan para penentang kebenaran. Maka menjadi ironi, ketika kebenaran kemudian diukur dengan suara mayoritas.
Apa yang kamu bawa itu salah, karena menyelisihi mayoritas masyarakat di sini…, kalaulah ajaran itu benar pasti diikuti oleh banyak orang …, jangan membawa yang aneh-aneh, masyarakat di sini tidak biasa dengan seperti itu…., ngono yo ngono neng ojo ngono! (lagi…)

Resensi Buku Memang Harus Beda antara SALAFIYYAH dengan HIZBIYYAH (Sebuah Bantahan Buku Beda Salaf dengan “Salafi”)

MEMANG HARUS BEDA

antara SALAFIYYAH dan HIZBIYYAH

(Harusnya Beda, Kenapa Sama ?)

الكواشف الجلية في الرد على كشف الحقائق الخفية

Sebuah Bedah Ilmiah Membongkar Penyimpangan Buku Beda Salaf dengan “Salafi

(Ditulis oleh : Al-Ustadz Abdul Qodir Abu Fa’izah Al-Atsariy)

======
PENTING !!!
Dibolehkan untuk mengcopy artikel ini dengan tidak menambah atau mengurangi isi artikel ini. Artikel ini ditampilkan atas rekomendasi langsung oleh Al-Ustadz Abu Fa’izah Al-Altsariy sebagai ringkasan dari buku bantahan beliau (insyaAllah akan segera terbit) terhadap buku Beda Salaf dengan “Salafi”. Kami tidak bertanggung jawab terhadap segala perubahan kecil atau banyak yang dilakukan oknum-oknum yang membenci dakwah salafiyah terhadap ringkasan buku bantahan ini. Untuk detail bantahan ini bisa langsung dilihat di buku Memang Harus Beda antara Salafiyyah dan Hizbiyyah yang insyaAllah akan segera dicetak dan InsyaAllah akan tampil secara berseri di Almakassari.Com dan web-web salafy lainnya. Jazakumullah khoir.
============

Pergolakan antara tentara kebenaran, dan tentara kebatilan akan senantiasa berjalan sampai akhir zaman. Para pejuang kebenaran harus memiliki kesabaran yang tinggi dan ilmu yang kuat, sebab ia akan diserang oleh musuh-musuh kebatilan dengan berbagai macam senjata syubuhatnya.

Diantara syubuhat yang mereka arahkan kepada dakwah salafiyyah, dan pengikutnya (salafiyyun), adanya sebagian kitab-kitab yang menyudutkan dakwah salaf, dan salafiyyun, seperti: “Aku Melawan Teroris”,(1) “Dakwah Salaf Dakwah Bijak” , “Siapa Teroris Siapa Khawarij” (2) . (lagi…)

Hanya Dengan Al Qur’an dan As-Sunnah ‎Kaum Muslimin Akan Kembali Berjaya ‎

Penulis : Asy-syaikh Abdul Malik Ramadloni

Tema di atas merupakan nasehat bagi kaum muslimin yang belum yakin terhadap peran Al Kitab dan As-Sunnah di dalam mengembalikan kejayaan kaum muslimin yang telah lama hilang dan direbut oleh musuh musuh Islam. Terlebih lagi karena -sejak jatuhnya Andalusia- kaum kafir dan munafiqun telah menjajah kaum muslimin. Kemudian keadaan di Palestina, tragedi Bosnia, dan dinegeri kita sendiri ketika kaum kuffar membabi buta menghancurkan kaum muslimin di wilayah Ambon dan di tempat yang lainnya, yang kesemua itu melemahkan keyakinan sebagian kaum muslimin yang memang sudah lemah imannya. (lagi…)

Diterbitkan di: on April 6, 2008 at 2:04 am Tinggalkan sebuah Komentar
Tags: , , , , ,

Prinsip-Prinsip Mengkaji Agama

Penulis: Al Ustadz Qomar Suaidi

Menuntut ilmu agama tidak cukup bermodal semangat saja. Harus tahu pula rambu-rambu yang telah digariskan syariat. Tujuannya agar tidak bingung menghadapi seruan dari banyak kelompok dakwah. Dan yang paling penting, tidak terjatuh kepada pemahaman yang menyimpang! (lagi…)

Pokok-pokok Sunnah menurut Imam Ahmad

Penulis: Imam Ahmad bin Hanbal rahimahullah

KATA PENGANTAR

Akhir-akhir ini karena gencarnya dakwah yang dilakukan oleh Ahlul bi’dah dan makar yang dilakukan oleh orang-orang yang memusuhi Islam mengakibatkan umat Islam banyak yang tidak mengetahui pokok-pokok agama mereka. (lagi…)

Diterbitkan di: on at 2:01 am Tinggalkan sebuah Komentar
Tags: , , ,

Ikutilah Apa Saja yang Berasal dari Rasulullah

Saudaraku kaum muslimin, ketahuilah! Salah satu sifat utama seorang muslim sejati itu adalah ittiba’ (mengikuti) apa saja yang berasal dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, baik dalam perkara ibadah, akhlaknya, aqidahnya, muamalahnya (hubungan sosial kemasyarakatannya) dan dalam perkara apa saja.
Hal ini dilakukan sebagai bentuk realisasi firman Allah Ta’ala:

وَمَا آَتَاكُمُ الرَّسُولُ فَخُذُوهُ وَمَا نَهَاكُمْ عَنْهُ فَانْتَهُوا

“Dan apa saja yang datang dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam kepada kalian, maka ambillah (laksanakanlah), dan apa saja yang kalian di larang untuk mengerjakannya, maka berhentilah (tinggalkanlah)! ” (Al-Hasyr: 7) (lagi…)

Diterbitkan di: on at 2:00 am Tinggalkan sebuah Komentar
Tags: , , ,

Mewaspadai Bahaya Bid’ah

Al Ustadz Abu Hamzah Yusuf Al Atsary

Bertolak dari sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam (yang artinya), “Setiap kebid’ahan adalah sesat dan setiap kesesatan di neraka.” (HR Muslim 6/153, Al Baihaqi dalam Asma wassifat: 137, Nasaa`i 3/188-189, dengan sanad yang shohih), maka setiap perkara yang baru yang diada-adakan dalam agama wajib diketahui guna untuk menjauhinya, selaras dengan ungkapan sebuah syair:

“Aku mengenali kejelekan bukan untuk kejelekan, namun agar berjaga-jaga darinya
siapa yang tak kenal kebaikan dari kejelekan, ia akan terjerumus ke dalamnya.” (lagi…)

Diterbitkan di: on at 1:55 am Tinggalkan sebuah Komentar
Tags: , ,

Menghidupkan Sunnah Nabi yang Kian Terasing

Penulis : Al Ustadz Qomar Suaidi, Lc

Dahulu Rasulullah pernah mewasiatkan umatnya agar berpegang dengan kuat pada ajaran (Sunnah) beliau. Namun kini umatnya lebih banyak yang meninggalkan ajaran nabinya, meski di sana menanti adzab yang keras dari Allah. (lagi…)

Wajibnya mentaati Rasulullah Shalallahu ‘alaihi ‎wasallam

Penulis : Al Ustadz Muhammad Umar As Sewed

Sunnah, ditinjau dari segi bahasa ber-makna الطريقة (jalan) dan السيرة (perjalanan hidup). Adapun menurut istilah syari’at sunnah adalah semua perkara yang bersumber dari Nabi Shalallahu ‘alaihi wassalam selain dari Al Qur’anul karim baik berupa ucapan, perbuatan, ataupun taqrir (pembenaran sikap beliau) dari hal-hal yang memiliki dalil secara syar’i. (lagi…)